Rapor Hijau hingga 31 Maret 2019 Jadikan Bank BTN Pimpinan Pasar di Segmen KPR

Foto/Ilustrasi: Logload

Jakarta – Per triwulan I/2019, KPR non subsidi pun naik sebesar 14,37% yoy menjadi Rp79, 83 triliun. Dengan capaian tersebut, KPR emiten bersandi saham BBTN ini tumbuh sekitar 22,07% yoy menjadi Rp181, 83 triliun pada 31 Maret 2019.

Rapor hijau tersebut sukses menempatkan Bank BTN sebagai pemimpin pasar di segmen KPR dengan pangsa sebesar 39,53% per Desember 2018. Bank BTN juga masih menempati posisi wahid di pasar KPR subsidi dengan pangsa sebesar 92,96% per 31 Maret 2019.

“Kemudian, di segmen kredit perumahan, kredit konstruksi juga terpantah naik 8,96% yoy menjadi Rp29, 45 triliun pada akhir Maret 2019. Pada akhir bulan ketiga tahun ini, kredit perumahan lainnya tercatat telah disalurkan senilai Rp8, 44 triliun,” ucap Direktur Utama Bank BTN Maryono, pada konferensi pers paparan kinerja Bank BTN per 31 Maret 2019, di Jakarta, Selasa (23/04/2019).

Di sektor kredit non-perumahan, Bank BTN juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 24,24% yoy. Kenaikan tersebut ditopang laju positif penyaluran kredit di segmen kredit konsumer dan kredit komersial yang naik masing-masing sebesar 25,53% yoy menjadi Rp4, 97 triliun dan 23,88% yoy menjadi Rp17, 43 triliun per triwulan I/2019.

“Meski terus menorehkan akselerasi pada kredit, Bank BTN tetap menjaga kualitas kredit dan pembiayaan selama tiga bulan pertama di 2019. Laporan keuangan Bank BTN menunjukkan per kuartal I/2019,  rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL)  nett perseroan berada di level 2%. Posisi tersebut jauh di bawah ambang batas atas NPL yang ditetapkan regulator sebesar 5%,” tambah Maryono.

Penulis: Anindita, Anisa