Harga Tiket Pesawat Turun Isapan Jempol Belaka, Perusahaan Perjalanan Wisata Dirugikan

Foto/Ilustrasi: Airasia.com

Jakarta – Harga tiket pesawat tidak kunjung turun seperti yang diharapkan, meski Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan telah memberi ultimatum ke maskapai untuk menurunkan harga.

Hal itu membuat perusahaan perjalanan wisaa merasa cukup dirugikan, karena mayoritas wisatawan menahan rencana liburannya. “Jadi yang tadinya kita sudah buat paket-paket bagus, persiapan ke destinasi-destinasi wisata juga sudah sangat bagus. Tetapi minta konsumen untuk berwisata karena harga tiket ini jadinya mereka menahan,”  ucap Sekjen DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Titus Indrajaya, saat diskusi “Dilema Harga Tiket Pesawat”, di Hotel Millennium Jakarta, Rabu (24/04/2019).

Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melihat adanya ketidaktulusan dari maskapai dalam menerapkan potongan tarif. “Memang kondisinya turun, tetapi ya turunnya cuman 2 hari. Kan kita biro perjalanan wisata, sistemnya airlines. Nah ternyata awal-awalnya dibuka harga kelas tengah tidak lama kemudian dibuka lagi mendekati tarif batas atas,”  tambah Titus.

Meski begitu, Titus melihat bahwa pemerintah bersikeras untuk menurunkan tiket pesawat. “Itu yang positifnya, kan teman-teman daerah mau tau apakah pemerintah bergerak. Ini pemerintah tidak diam, pemerintah berfikir ini bagaimana. Banyak yang bergerak ada maritim, perhubungan dan KPPU, semuanya bergerak,”  tegasnya.

Namun, Titus meyakinkan bahwa belum terlihat adanya transisi masyarakat dalam memilih moda transportasi. “Sejauh ini belum ada yang signifikan. PELNI juga aktif membuat paket-paket tour,”  pungkas Titus.

Penulis: Anindita, Anisa